
“Jadi kita lihat dulu labanya berapa, setoran ke pemkabnya berapa. Kalau memang memungkinkan, bisa saja naik. Inikan sama saja dengan menggunakan uang rakyat jadi tidak bisa seenaknya saja,” pungkasnya.
Sementara itu, pihak PDAM Tirta Bangka tidak bisa dikonfirmasi meskipun awak media intrik.id sudah menghubungi melalui pesan whatsapps.
Bahkan saat ditemui di kantornya, direktur PDAM Tirta Bangka, Abdi tidak bisa ditemui.
“Bapak tidak bisa ditemui soalnya masih ada tamu, habis itu rapat dan berkas yang mau ditandatangani juga banyak,” ungkap stafnya.