Pasca Aktivitas Tambang Timah Jalan Laut, Kondisi Aspal Mulai Retak

    Caption: Kondisi ruas jalan yang retak

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Aktivitas tambang timah ilegal seperti tidak bisa dikendalikan lagi, Berdalih cari makan terkadang dampak yang ditimbulkan tidak dihiraukan lagi. Seperti sebuah struktur perusahaan antara penampung timah, penambang, bekingan walaupun lokasi itu terlarang bisa ditambang.

    Harus diakui faktor ekonomi membuat para pelaku usaha dan pekerja tambang, nekad melakukan aktivitas penambangan sekalipun tidak menghitung akibat pasca penambangan. Seperti yang terjadi di Lingkungan Jalan Laut , kelurahan Matras.

    Diduga akibat aktivitas penambangan timah ilegal aspal jalan mulai mengalami keretakan. Pantauan redaksi INTRIK.ID Selasa ( 28/1/2025) pagi, nampak aspal dimaksud retak kurang lebih sepanjang 3 meter. Jika dibiarkan berpotensi ruas jalan akan amblas mengingat kontur tanah disebelah bahu jalan sudah berlubang bekas penambangan timah.

    Diketahui sebelumnya puluhan ponton Tambang Inkonvensional ( TI ) jenis tower dengan perkasa menggali kandungan pasir timah yang jaraknya sangat dekat dengan jalan. Didukung sejumlah pihak aktivitas tambang tersebut sulit untuk dihentikan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Muncul pertanyaan jika nanti jalan tersebut amblas siapa yang akan bertanggung jawab? Mudah – mudahan pihak terkait cepat tanggap mengatasi keretakan ruas jalan itu, karena jalan merupakan fasilitas umum yang strategis.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Waspada Penipuan! PT Timah Tegaskan Tidak Ada Lowongan Kerja dan Tak Pernah Pungut Biaya

    Waspada Penipuan! PT Timah Tegaskan Tidak Ada Lowongan Kerja dan Tak Pernah Pungut Biaya

    Aksi Heroik di Tengah Laut: Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Amerika dari Kapal Pesiar Mewah di Perairan Belitung

    Aksi Heroik di Tengah Laut: Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Amerika dari Kapal Pesiar Mewah di Perairan Belitung

    Pemkab Bangka dan PT Timah Ubah Kolong Akhlak jadi Kawasan Produktif

    Pemkab Bangka dan PT Timah Ubah Kolong Akhlak jadi Kawasan Produktif

    Sungailiat Triathlon 2026: Tanpa Peserta Asing, Dampak Geopolitik dan Minimnya Promosi Global

    Sungailiat Triathlon 2026: Tanpa Peserta Asing, Dampak Geopolitik dan Minimnya Promosi Global

    Sungailiat Triathlon 2026 dan Kejurnas Series Siap Digelar di Tanjung Pesona, Targetkan 300 Peserta

    Sungailiat Triathlon 2026 dan Kejurnas Series Siap Digelar di Tanjung Pesona, Targetkan 300 Peserta

    Revitalisasi Kawasan Kolong Akhlak, PT Timah dan Pemkab Bangka Tanam Mangrove hingga Pohon Buah

    Revitalisasi Kawasan Kolong Akhlak, PT Timah dan Pemkab Bangka Tanam Mangrove hingga Pohon Buah