
Dalam operasi pencarian, Tim SAR menggunakan berbagai peralatan pendukung, mulai dari perahu karet (rubber boat), peralatan medis, perangkat komunikasi, hingga jaringan satelit Starlink.
Untuk meningkatkan efektivitas pencarian pada malam hari, tim juga mengoperasikan drone thermal guna mendeteksi panas tubuh di sekitar lokasi serta mengerahkan satu unit CAPE (Crocodile Attack Protection Equipment) sebagai perlindungan personel dari potensi serangan buaya saat menyisir perairan.
Pencarian dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi malam yang membatasi jarak pandang serta tingginya risiko keberadaan predator di habitat alaminya.
Hingga berita ini diterbitkan, operasi SAR gabungan masih terus berlangsung. Tim berupaya melakukan penyisiran secara maksimal agar korban dapat segera ditemukan, sembari mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan.