Musim Kemarau tapi Kenapa Babel Turun Hujan? Ternyata Shearline Penyebabnya

    Foto: Kurniaji. (Intrik)

    INTRIK.ID, BABEL — Wilayah di Bangka Belitung sudah masuk musim kemarau, namun beberapa hari belakangan hujan masih terjadi meskipun dengan intensitas ringan hingga sedang.

    Hal ini dipengaruhi unsur cuaca lokal berupa Shearline atau belokan angin serta konvergensi.

    Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas 1 Pangkalpinang, Kurniaji mengatakan kondisi ini diprediksi akan tetap bertahan hingga beberapa hari kedepan.

    “Hal ini terjadi ketika munculnya shearline, maka akan terjadi penumpukan massa udara karena perlambatan pergerakan angin yang berakibat pada pertumbuhan awan hujan intensif dan masif dimana gangguan tersebut terbentuk,” ungkapnya, Jum’at (21/7/2023).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia juga mengatakan lokasi terjadinya Shearline ini terkesan berpindah-pindah dan potensi tersebut akan bertahan selama tiga hingga lima hari.

    “Tapi ditiga minggu terakhir ini nampaknya perpindahannya tidak terlalu banyak berubah seperti posisi awal,” jelas Kurniaji.

    Bukan hanya di Babel, Kurniaji juga menyebutkan sejumlah daerah di Indonesia yang juga terpengaruh oleh shearline dan konvergensi dalam dua hari terakhir ini yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat hingga Papua.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Gas 3 Kg Langka, Tina dan Putri Terpaksa Harus Pinjam ke Tetangga

    Gas 3 Kg Langka, Tina dan Putri Terpaksa Harus Pinjam ke Tetangga

    PT Timah Wujudkan Generasi Emas 2045 Melalui Pemali Boarding School

    PT Timah Wujudkan Generasi Emas 2045 Melalui Pemali Boarding School

    Damkar Bangka Tertipu, Zalfika Ingatkan UU ITE

    Damkar Bangka Tertipu, Zalfika Ingatkan UU ITE

    PNS Bangka Tengah Rudapaksa Anaknya Sendiri

    PNS Bangka Tengah Rudapaksa Anaknya Sendiri

    Jasad Aditya Ditemukan Mengapung 50 Meter dari Lokasi Kejadian

    Jasad Aditya Ditemukan Mengapung 50 Meter dari Lokasi Kejadian

    Usai Ujian, Mahasiswa Polman Bangka Belitung Tenggelam di Pantai Teluk Uber

    Usai Ujian, Mahasiswa Polman Bangka Belitung Tenggelam di Pantai Teluk Uber

      Ikuti kami di Facebook