
Per 30 Agustus 2022, ada sebanyak 1.305 sapi di Bateng yang terpapar PMK yang mana 1.265 diantaranya telah dinyatakan sembuh.
“Untuk yang masih sakit, saat ini hanya tersisa 3 kasus saja. Kemudian yang mati ada 16 sapi dan 21 sapi dipotong paksa,” ujarnya.
Kata Sunaryo, meski saat ini kasus PMK di Bateng sudah melandai, pihaknya terus melakukan upaya preventif agar kasus itu tidak terjadi lagi dan bisa diminimalisir.
Salah satun upaya yang dilakukan adalah dengan gencar mengunjungi kandang-kandang milik peternak untuk melakukan penyuntikan vaksin terhadap sapi.
“Hampir setiap hari tim kita pergi ke kandang-kandang sapi milik masyarakat untuk memberikan vaksin PMK,” katanya.