
INTRIK.ID, KARIMUN – Bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, menjadi ruang bagi masyarakat untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Tahun ini, sebanyak 32 peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan dalam MTQ yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut. Dari puluhan peserta, nantinya dipilih delapan peserta terbaik untuk mewakili Desa Gemuruh pada MTQ tingkat Kecamatan Kundur Barat sebelum melanjutkan ke tingkat kabupaten.
Penyelenggaraan MTQ tersebut mendapat dukungan dari PT Timah (Persero) Tbk. Bantuan perusahaan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan operasional sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Ketua Panitia MTQ Desa Gemuruh, Asryzal, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT Timah. Menurutnya, bantuan tersebut turut membantu panitia dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan kegiatan.
“Kami bersyukur atas bantuan dari PT Timah yang telah mendukung penyelenggaraan MTQ di Desa Gemuruh. Bantuan ini sangat membantu kami, terutama untuk memenuhi kebutuhan operasional agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujar Asryzal.
Bagi masyarakat Desa Gemuruh, MTQ memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan keagamaan sekaligus ruang untuk menemukan anak-anak yang memiliki potensi dalam bidang Al-Qur’an.
Asryzal mengatakan, MTQ diharapkan mampu memberikan motivasi kepada anak-anak dan generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an serta memahami nilai-nilai keislaman.
“Melalui MTQ ini kami ingin mencetak generasi Qurani sekaligus mencari bibit-bibit terbaik yang nantinya dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Kami berharap anak-anak semakin termotivasi untuk belajar Al-Qur’an sehingga memiliki bekal ilmu agama dan karakter yang baik,” katanya.
Delapan peserta terbaik yang nantinya terpilih akan membawa nama Desa Gemuruh ke tingkat Kecamatan Kundur Barat.
Tahapan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Bagi panitia, proses pembinaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan generasi Qurani di Desa Gemuruh.
Dukungan PT Timah terhadap MTQ Desa Gemuruh juga mendapat apresiasi karena kegiatan keagamaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar dapat terlaksana dengan baik.
Asryzal berharap dukungan terhadap kegiatan masyarakat dapat terus berlanjut, terutama untuk program yang berkaitan dengan pembinaan keagamaan dan pengembangan generasi mudSemog
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Timah atas dukungannya. Semoga PT Timah semakin maju, terus berkembang, dan senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat. Di desa kami, PT Timah selalu hadir mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan, sehingga bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tutupnya.
Melalui dukungan terhadap kegiatan MTQ, PT Timah turut mengambil bagian dalam upaya masyarakat membangun lingkungan yang mendorong anak-anak dan generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an.
Bagi Desa Gemuruh, keberhasilan MTQ bukan hanya ditentukan oleh siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga dari lahirnya anak-anak yang semakin dekat dengan Al-Qur’an, memiliki karakter baik, dan mampu membawa nama daerah pada ajang yang lebih tinggi. (*)
Sumber: PT Timah Tbk