
Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan keagamaan sekaligus ruang untuk menemukan anak-anak yang memiliki potensi dalam bidang Al-Qur’an.
Asryzal mengatakan, MTQ diharapkan mampu memberikan motivasi kepada anak-anak dan generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an serta memahami nilai-nilai keislaman.
“Melalui MTQ ini kami ingin mencetak generasi Qurani sekaligus mencari bibit-bibit terbaik yang nantinya dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Kami berharap anak-anak semakin termotivasi untuk belajar Al-Qur’an sehingga memiliki bekal ilmu agama dan karakter yang baik,” katanya.
Delapan peserta terbaik yang nantinya terpilih akan membawa nama Desa Gemuruh ke tingkat Kecamatan Kundur Barat.
Tahapan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Bagi panitia, proses pembinaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan generasi Qurani di Desa Gemuruh.
Dukungan PT Timah terhadap MTQ Desa Gemuruh juga mendapat apresiasi karena kegiatan keagamaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar dapat terlaksana dengan baik.