
“Semangat yang berasal dari nilai perjuangan Pahlawan Bangsa di tahun 1945. Semangat yang membawa kita menolak kalah dan menyerah pada keadaan. Menyatukan kita dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” pesannya.
Dalam momentum Hari Pahlawan ini pula Insan Timah juga berupaya untuk meneladani nilai-nilai yang diajarkan para Pahlawan Bangsa.
Seperti yang disampaikan Insan Timah Riki Vernandes yang mengatakan ada banyak nilai-nilai Pahlawan yang bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja seperti untuk meningkatkan kompetensi diri dan berjuang dalam bidang masing-masing.
“Sebagai kaum Milenial kita bisa melanjutkan perjuangan pahalawan dengan berkontribusi meningkatkan kapasitas diri kita baik dari sisi attitude, kemampuan skill dan kemampuan spiritual. Sehingga kita bisa terus berkembang dan apa yang kita kerjakan dapat berdampak besar buat perusahaan dan bangsa dan negara,” kata Wakil Kepala Divisi Perencanaan dan Pengendalian Produksi ini.
Nilai lainnya yang bisa ditiru dari para Pahlawan yakni para Pahlawan tulus dan ikhlas dalam berjuang dan memiliki visi yang jelas dalam mencapai tujuannya.
Senada dengan yang disampaikan Dian Syafitri Kepala Divisi Keuangan PT Timah Tbk yang mengatakan, di era ini banyak orang bisa menjadi Pahlawan dalam bidangnya masing-masing.
“Saat ini semua orang bisa menjadi pahlawan pada bidangnya masing-masing, seorang ibu dengan perannya mendidik anak juga pahlawan, seorang guru yang mencerdaskan anak-anak juga pahlawan, dan karyawan juga bisa yang penting bekerja dengan jujur, ikhlas, bekerja dengan baik, memberikan inovasi untuk perusahaan sehingga perusahaan bisa maju,” ucapnya.
Sama halnya dengan yang disampaikan Rudi Nursalam mengatakanm generasi saat ini juga Pahlawan pada masa sekarang dan untuk masa depan dengan cara perjuangan yang berbeda