
Diketahui, pebolavoli wanita yang mempunyai julukan “Megatron” tersebut saat ini telah mampu membawa klub Red Sparks berada di papan atas.
Pemain bola voli asal Jember tersebut juga membuka peluang kerjasama antara federasi Indonesia dengan klub-klub lainnya seperti dari Jepang.
“Kita ada kesepakatan bagaimana bisa menaruh potensi atlet wanita kita itu di liganya mereka, dan ini juga kita aplikasikan di Jepang,” imbuh Menpora, Dito Ariotedjo.