Mengungkap Sisi Gelap Putusan Verstek yang Jarang Diketahui Publik, Benarkah?

    Dea Khofita

    Dalam beberapa kasus, putusan verstek dapat menjadi alat bagi salah satu pihak yang kuat baik secara ekonomi ataupun politik untuk menekan pihak yang lebih lemah. Dengan taktik intimidasi dan manipulasi yang terstruktur untuk mencegah kehadiran salah satu pihak dalam persidangan dapat memastikan kemenangan salah satu pihak di depan mata. Meskipun terdapat upaya perlawanan (verzet), tetapi proses ini bisa memakan waktu dan menambah beban pihak tergugat yang sebelumnya tidak hadir. Selain itu, penerapan putusan verstek memerlukan pemanggilan yang sah dan berulang agar tidak terjadi kesewenang-wenangan, namun dalam praktiknya terkadang hal ini tidak terlaksana secara optimal.

    Pada dasarnya putusan verstek dibuat agar semua pihak mematuhi tata tertib persidangan dan mencegah penyalahgunaan proses hukum yang dapat menghambat penyelesaian perkara. Hal ini juga untuk melindungi kepentingan dari penggugat yang sudah beritikad baik untuk menyelesaikan permasalahan ini di pengadilan. Akan tetapi dalam hal pemanggilan terdapat celah yang dapat digunakan salah satu pihak. Sehingga jika hal ini terjadi hakim dapat membuat keputusan yang tidak adil atau tidak proporsional dan hilangnya hak pembelaan, potensi gugatan fiktif, penyalahgunaan kekuasaan, kurangnya informasi, dan eksekusi yang merugikan salah satu pihak.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook