Mengaku Sudah Miliki IUP, Penambang Samkin Berani Cari Timah di Komplek Perkantoran Pemkab Bangka Tengah

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Aktivitas Tambang Inkonvensional dibelakang Komplek Perkantoran Pemkab Bangka Tengah semakin mengganggu.

    Pasalnya, selalu terdengar suara deruan mesin dompeng yang sering digunakan penambang untuk mencari pasir timah.

    Meskipun begitu, para penambangan mengaku sudah melakukan kordinasi dengan PT Timah terkait aktivasi tersebut.

    “Kami sudah ada IUP PT. Timahnya. Polisi dan juga aparat lainnya sudah koordinasi dengan kami untuk nambang disini,” ucap salah satu penambang yang tak mau disebut namanya kepada intrik.id, Rabu (22/2/2023) di Koba.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Namun, dirinya sangat menyayangkan kebijakan PT Timah yang membeli timah dengan harga sangat murah dan tak bisa menutupi biaya operasionalnya.

    “Kami jual di kolektor 120 ribu per kilogram, PT Timah belinya cuma 70 ribu, jadi jauh bedanya. Terus PT Timah kemarin marah karena kami jual ke kolektor gak ke mereka. Terus mereka ngancam akan razia. Padahal udah jual ke mereka juga,” ungkapnya.

    “Biasanya ada orang PT Timah jam 3 kesini untuk lihat kami dan menunggu penyetoran. Alasan mereka ini wilayah mereka dan mereka cuma mengamankan aset,” lanjutnya.

    Ia juga menegaskan, dirinya dan warga lain hanya mengais bekas-bekas timah yang ditinggalkan sebelumnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Ibaratnya kami disana cuma ambil kerak nasi yang nyangkut di panci. Coba dari awal bikin perjanjian, kami ikhlas saja. Ini orang udah nambang, gak ada yang ganggu, eh tiba-tiba PT Timah bilang kami mau amankan aset. Kan lucu,” tegas penambang tersebut.

    “Kami tau kami salah, cuma kami memang tak punya lagi pekerjaan lain. Tolonglah Aparat semuanya, jangan diminta lagi apa yang sudah kami usahakan dengan air keringat kami,” keluhnya.

    Sementara itu, Kasat Pol PP dan Polisi enggan berkomentar terkait hal ini. Bahkan Kapolres Bangka Tengah saat awak media hendak melakukan konfirmasi terkait hal ini ditolaknya.(Erwin)

    Tagged with:
    tambangtimah
    Mungkin Suka Ini juga:
    KNPI Minta DPRD hingga Aparat Investigasi Limbah PT Perlang Sawitindo Mas

    KNPI Minta DPRD hingga Aparat Investigasi Limbah PT Perlang Sawitindo Mas

    Limbah Minyak di Laut Koba-Lubuk Besar, LBH Milenial Lapor ke Aparat

    Limbah Minyak di Laut Koba-Lubuk Besar, LBH Milenial Lapor ke Aparat

    Ajak Ngopi Wartawan, Kapolres Bangka Tengah Kenalkan Kasat Reskrim dan Kasi Humasnya

    Ajak Ngopi Wartawan, Kapolres Bangka Tengah Kenalkan Kasat Reskrim dan Kasi Humasnya

    DAS Menghitam dan Bau, Warga Minta Transparansi PT MAS Terkait Limbah

    DAS Menghitam dan Bau, Warga Minta Transparansi PT MAS Terkait Limbah

    Pertumbuhan Ekonomi di Bangka Tengah Melesat, Tapi Angka Kemiskinan Capai 13.710 Jiwa

    Pertumbuhan Ekonomi di Bangka Tengah Melesat, Tapi Angka Kemiskinan Capai 13.710 Jiwa

    Algafry: Seluruh Perangkat Daerah Harus Dukung GNSTA

    Algafry: Seluruh Perangkat Daerah Harus Dukung GNSTA