
Berkaitan dengan program pengadaan 2.7 juta bibit lada, pastinya pihak terkait sudah memperhitungkan segala sesuatu dengan matang. Berharap program tersebut bukan sekedar mengejar proyek, namun lebih dari aspek manfaat.
Berbicara aspek manfaat butuh evaluasi, mengingat anggran yang digelontorkan untuk jutaan bibit lada itu sangat besar. Sudah pasti uang yang digunakan bukan dari kantong pribadi, lagi – lagi program jutaan bibit lada itu dibebankan dengan uang rakyat. Pertanyaan muncul lagi, apakah program 2.7 Juta bibit lada itu sudah dievaluasi atau belum? Jawabnya entah lah.
Trend perkebuanan saat ini khusus di provensi Bangka – Belitung dari semua lapisan masyarakat, cendrung investasi tanaman kelapa sawit. Mungkinkah lada putih akan berjaya, bagai mana pertanggung jawaban program jutaan bibit lada? Semua kembali kepada pengambil kebijakkan .
Sumber : Redaksi INTRIK.ID