
“Festival musik ini peserta diwajibkan membawakan lagu-lagu kebangsaan dan satu lagi bebas. Lagunya boleh dibawakan dengan aransemen sendiri ataupun original, tujuannya agar bisa menimbulkan rasa jiwa nasionalisme,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan kegiatan ini dibagi dalam kategori solo hingga grup band dan dinilai oleh juri yang terdiri dari dosen seni budaya IAIN SAS Bangka Belitung hingga pemusik dari Jakarta.
“Juaranya nanti akan kita bawa ke nasional untuk diikutsertakan kembali bersama provinsi lainnya,” terang Sri.
Ia menegaskan dalam upaya pencegat terorisme bisa melalui media apa saja termasuk musik.