Melalui Capacity Building dan Benchmarking, BI Tingkatkan Kompetensi Petani Babel

    Adapun kegiatan Capacity Building dan Benchmarking Petani Bangka Belitung dilaksanakan di beberapa Klaster Local Champion Provinsi Jawa Timur, diantaranya:

    1. Kelompok Tani Sumber Makmur, Desa Miru, Kecamatan Sekarang Provinsi Jawa Timur. Di kelompok tani ini petani Bangka Belitung mendapatkan berbagai ilmu penting terkait budidaya padi, diantaranya: (i) teknis implementasi integrasi IoT guna memantau kelembapan tanah, suhu dan kelembapan udara yang terhubung ke sistem gateway secara realtime. Sistem ini dikombinasikan dengan drip irrigation otomatis yang mampu mengatur volume dan jadwal pemberian air sesuai kebutuhan tanaman dan (ii) Pengendalian Hama Terpadu (PHT) sebagai strategi pengendalian hama yang menekankan monitoring dan pemanfaatan musuh alami. Untuk memastikan efektivitas, dibentuk plot pembanding antara sistem konvensional dan smart farming. Di sisi lain juga digunakan mulsa plastik untuk mengurangi evaporasi dan pertumbuhan gulma;
    2. Kelompok Tani Harum Tani, Desa Sukoharjo, Kecamatan Bancar Provinsi Jawa Timur. Di kelompok tani ini petani Bangka Belitung mendapatkan ilmu penting terkait seluruh tahapan proses budidaya cabai dimulai dari pembibitan, pengolahan lahan, pindah tanam, perawatan, pemupukan dan pengairan, pengendalian terhadap hama dan penyakit hingga panen, pemasaran dan inovasi dari hasil panen; dan
    3. Kelompok Tani Luru Luhur, Desa Sukorejo, Provinsi Jawa Timur. Di kelompok tani ini petani Bangka Belitung mendapatkan ilmu penting terkait budidaya bawang merah diantaranya (i) penerapan lampu UV dan perangkap kuning untuk pengendalian hama dan dapat mengurangi biaya pestisida, (ii) penerapan lean farming yang bertujuan untuk mengurangi pemborosan dan efisiensi biaya hingga ±40%, (iii) Manajemen Tanaman Sehat (MTS) dengan menerapkan agroekosistem sehat terpadu dan (iv) penggunaan kompos organik dari kotoran kambing sebagai bagian dari praktik pertanian berkelanjutan.

    Diharapkan melalui pelaksanaan kegiatan capacity building dan benchmarking ini, semua ilmu yang diterima dapat diterapkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, dampak dari kegiatan capacity building dan benchmarking akan turut membangun model ekosistem pertanian yang tangguh, efisien dan ramah lingkungan dalam mendukung ketahanan pangan di Bangka Belitung. (*)

    Pages: 1 2 3Show All
    Mungkin Suka Ini juga:
    Harga Ayam di Babel 23 Persen Lebih Tinggi dari Acuan Bapanas

    Harga Ayam di Babel 23 Persen Lebih Tinggi dari Acuan Bapanas

    Manjakan Pelanggan Restoran dan Cafe Yunsu Punya Tempat Baru

    Manjakan Pelanggan Restoran dan Cafe Yunsu Punya Tempat Baru

    PT Timah Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

    PT Timah Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

      Ikuti kami di Facebook