Massa Bakar Keranda Mayat di Depan PLTU Air Anyir

    Foto: Aksi masa saat protes di depan PLTU Air Anyir Merawang.(intrik.id)

    INTRIK.ID, BANGKA — Belasan masyarakat melakukan aksi damai di depan pintu PLTU Air Anyir, Merawang, Jumat (4/2/2022).

    Aksi tersebut ditenggarai masih seringnya terjadi pemadaman listrik oleh pihak PLN meskipun sudah dilakukan perbaikan mesin beberapa waktu lalu.

    Dalam aksinya, masa yang dikoordinir oleh Ardi itu membawa replika keranda mayat yang berisikan barang elektronik rusak.

    Bahkan masa juga membakar keranda tersebut sebagai aksi protes karena pihak PLTU tidak hadir untuk menemui masa yang dijaga oleh puluhan personil polisi dan keamanan lainnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dalam orasinya, Ardi mengatakan kedatangannya ke PLTU Air Anyir hanya untuk meminta keterangan pihak terkait dengan adanya pemadaman bergilir yang terjadi dibeberapa daerah.

    “Kami kesini ingin mempertanyakan mengapa masih ada pemadaman. Kami ini bayar (listrik-red), bukannya gratis,” ungkapnya.

    Ia bahkan mencaci pihak penyedia listrik negara itu karena akibat pemadaman tersebut banyak peralatan elektronik rumahnya yang rusak.

    “Kami merasa dirugikan, belum lagi waktu tidur terjadi pemadaman, anak pasti rusuh ke kami sebagai orang tua karena kepanasan. Lalu bagaimana pelaku usaha seperti tukang cukur dan lainnya sudah pasti rugi,” terang Ardi.(red)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    BNN Gandeng PT Timah Perkuat Pencegahan Narkoba, Tes Urine Berkala Jadi Bukti Komitmen Perusahaan

    BNN Gandeng PT Timah Perkuat Pencegahan Narkoba, Tes Urine Berkala Jadi Bukti Komitmen Perusahaan

    Haruskah Pemuda Bikin Kisruh Dulu Baru Diperhatikan

    Haruskah Pemuda Bikin Kisruh Dulu Baru Diperhatikan

    Inflasi Babel Tetap Tenang di Tengah Cuaca Ekstrem, Bank Indonesia Perkuat 11 Langkah Pengendalian Harga

    Inflasi Babel Tetap Tenang di Tengah Cuaca Ekstrem, Bank Indonesia Perkuat 11 Langkah Pengendalian Harga

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Berawal dari Rumah, Rizky Parfume Kini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan

    Berawal dari Rumah, Rizky Parfume Kini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

      Ikuti kami di Facebook