
“Petugas dari Bawaslu ini terbatas untuk melakukan pengawasan di seluruh Bangka. Untuk itu, kami sangat membutuhkan partisipasi masyarakat, mahasiswa, ormas dan media dalam hal pengawasan ini,” ungkapnya.
Ia meyakini pihaknya tidak bisa 100 persen melakukan pengawasan terlebih lagi banyak celah dalam tahapan Pemilu 2024 nanti.