
SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Wartawan kecewa dengan sikap pemerintah daerah saat meliput pemberian vaksin covid-19 pertama di Kabupaten Bangka, Jumat (15/1/2021).
Kekecewaan para awak media yang ingin mencari dan memberikan informasi terhadap vaksin itu dibatasi hanya untuk dua media saja.
Terdengar saat pembawa acara (MC) kegiatan meminta agar para wartawan yang mengambil gambar saat Bupati Bangka, Mulkan serta pejabat tinggi lainnya disuntik vaksin covid-19 di halaman RSUD Depati Bahrin Sungailiat.
“Kita minta para wartawan untuk keluar dari area karena ada dua media yang sedang live streaming,” ungkapnya.
Mendengar informasi tersebut, para awak media lainnya langsung keluar dari area dan hanya menunggu di parkiran.
Salah satu wartawan lokal, Randhu Oktora mengungkapkan kekecewaannya karena tidak bisa mengambil foto dan dokumentasi lainnya.
“Saya sudah jauh-jauh datang dari Belinyu, berharap bisa ngambil dokumentasi tapi ternyata dibatasi,” ungkapnya.
Pria yang biasa disapa Edho itu juga mengatakan bahwa foto ataupun dokumentasi dari orang lain tidak akan sama dengan hasil foto sendiri untuk keperluan dalam pemberitaan.
“Jika foto atau video dari pihak pemerintah tentu hasilnya beda karena bukan hasil sendiri. Jika dari sumber yang sama maka nanti foto setiap media juga akan sama. Yaa Allah, semoga saya bisa jadi wartawan yang bisa meliput Pak Presiden,” tegasnya.(int)