
Menurutnya, pihaknya tidak bisa melakukan pengecekan terhadap satu per satu ternak, karena keterbatasan peralatan, waktu dan Sumber Daya Manusia (SDM).
Meski begitu, Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah tetap melayani laporan masyarakat jika memang ditemukan adanya gejala-gejala virus PMK pada hewan ternak.
“Dokter hewan kami yang ada di setiap kecamatan selalu standby. Jadi kalau ada laporan dari masyarakat, maka kami akan langsung turun ke lapangan,” pungkasnya.
Laporan wartawan intrik.id/Erwin