
Sehingga dengan dilaksanakannya seminar yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Jalan Tahun 2022 ini, dirinya berharap infrastruktur jalan di Babel menghasilkan infrastruktur yang andal, tetap mandiri dan memperhatikan aspek keberlanjutan.
Andal artinya pelayanan jalan yang memenuhi standar pelayanan minimal. Mandiri maksudnya penggunaan material lokal demi menuju kemandirian dalam penyediaan infrastruktur, dan berkelanjutan yang berarti penyelenggaraan jalan yang dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan.
“Namun perlu dicatat, bahwa ketika infrastruktur jalan telah dihadirkan, itu bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun masyarakat juga harus ikut berperan dalam menjaga dan merawatnya,” tutupnya. (*/red)