Kota Tua, Destinasi 3 Daya Tarik Wisata Sejarah Bernuansa Eropa Klasik di Surabaya

    Dahulu pada zaman penjajahan, Kota Surabaya dipisahkan oleh sebuah sungai yang bernama Kali Mas. Sungai Kalimas ini membelah kota Surabaya dan bermuara di Laut Jawa dan sungai ini adalah jalur masuk bagi kapal pedagang yang ingin singgah di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

    Saat masa penjajahan VOC Belanda, pimpinan belanda membagi wilayah sekitar Kalimas menjadi dua. Wilayah ini terdiri dari wilayah penduduk dari Eropa dan wilayah yang berpenduduk Asia non Pribumi.

    Di Kedua wilayah ini bangsa asing membangun wilayahnya masing-masing dan menyesuaikan gaya arsitektur asli dari negara mereka.

    Di wilayah Kalimas inilah Kota Tua Surabaya berada saat ini. Sehingga saat berkunjung ke kawasan ini, wisatawan akan menemukan berbagai bangunan yang memiliki arsitektur yang berbeda-beda. Karena dua wilayah ini dulunya dihuni oleh penduduk dari negara yang berbeda-beda.

    Daya Tarik Wisata Kota Tua Surabaya

    kota tua

    Saat memasuki kawasan Kota Tua Surabaya, Anda akan melihat dua buah wilayah yang memiliki struktur dan desain bangunan yang berbeda-beda.

    Karena adanya daya tarik inilah, pemerintah kota Surabaya mengharapkan lokasi wisata ini bisa menjadi daya tarik wisatawan dan bisa meningkatkan perekonomian dari masyarakat sekitar. Berikut beberapa daya tarik yang bisa ditemukan pengunjung.

    1. Jalan Gula Surabaya

    Daya tarik pertama bisa kita temukan di Jalan Gula yang berada di Surabaya. Di kawasan ini kita akan menemukan deretan gedung tua yang kondisinya masih asli dan utuh. Saat mengunjungi kawasan ini, kita akan serasa dibawa kembali ke masa lalu, saat kota Surabaya masih di jaman penjajahan VOC Belanda.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook