Komunitas Mini Soccer Pangkalpinang Masih Minim, Finance Sport Community Bidik Turnamen 64 Tim

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Ekosistem komunitas sepak bola dan mini soccer di Pangkalpinang masih tergolong kecil. Kondisi itu terlihat dari turnamen yang digelar Finance Sport Community di Ato Arena Mini Soccer Kerabut, Kamis (17/9/2026), yang baru diikuti delapan tim.

    Meski skalanya masih terbatas, komunitas tersebut mulai memasang target lebih besar. Dari turnamen internal, Finance Sport Community ingin berkembang hingga mampu menggelar kompetisi terbuka dengan puluhan tim.

    Delapan tim yang ambil bagian dalam turnamen kali ini yakni Gryphon, Fenrir, Pegasus, Leviathan, Kirin, Hydra, Cerberus dan Phoenix. Pertandingan menggunakan sistem gugur hingga babak final.

    Ketua Finance Sport Community, Ase Habibi, S.E., M.M., mengatakan komunitas selama ini lebih banyak berkegiatan di bidang olahraga, khususnya futsal. Turnamen mini soccer menjadi salah satu upaya memperkenalkan keberadaan komunitas tersebut sekaligus membuka ruang bagi perkembangan olahraga mini soccer di Pangkalpinang.

    “Harapannya dengan diselenggarakannya kegiatan turnamen mini soccer ini, menunjukkan keberadaan adanya komunitas sepakbola dan minisoccer walaupun belum memiliki banyak komunitas, Finance Sport Community salah satu pilihannya,” ujar Ase.

    Finance Sport Community saat ini memiliki hampir 300 anggota. Komunitas tersebut menaungi tiga bidang olahraga, yakni futsal, mini soccer dan sepak bola, dengan keanggotaan yang terbuka untuk masyarakat umum dan tidak terbatas pada pekerja di bidang finance.

    Menurut Ase, kegiatan olahraga komunitas juga digelar secara rutin. Pada Agustus lalu, mereka mengadakan Piala Kemerdekaan, sedangkan pada Ramadan terdapat Liga Ramadan.

    Ke depan, jumlah peserta menjadi salah satu target yang ingin diperbesar. Ase menyebut turnamen yang saat ini hanya melibatkan delapan tim diharapkan dapat berkembang menjadi kompetisi dengan jumlah peserta jauh lebih banyak.

    “Nanti kita bakal bikin turnamen rutin juga dan harapannya di kemudian hari lebih besar lagi, bukan hanya internal, bukan hanya 8 hingga 16 tim, tapi harapannya 64 tim,” ungkapnya.

    Untuk mencapai target tersebut, Finance Sport Community membuka peluang kerja sama dengan sponsor. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu komunitas mengembangkan turnamen dari skala internal menjadi kompetisi terbuka.

    “Jika ada sponsor yang mau gabung dan kerja sama kami persilahkan, kita obrolin, karena dikemudian hari kami akan membuka turnamen umum,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Adam Septianda, mengatakan pertandingan kali ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota.

    “Turnamen mini soccer ini digelar salah satunya untuk mempererat hubungan dan kebersamaan antaranggota,” ujar Adam.

    Ia berharap kegiatan tersebut dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan tetap mengedepankan sportivitas.

    Selain turnamen, Finance Sport Community rutin menggelar latihan mini soccer setiap Kamis dan Minggu. Komunitas tersebut juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung dan bermain bersama.

    Dari turnamen delapan tim menuju target 64 tim, Finance Sport Community kini mencoba memperluas ruang bagi komunitas sepak bola dan mini soccer di Pangkalpinang agar tidak hanya hidup dalam kegiatan internal, tetapi berkembang menjadi kompetisi yang lebih terbuka.(*)

      Ikuti kami di Facebook