
Menurut pria yang akrab disapa Beben itu, festival ini juga menjadi momentum menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM lokal.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya datang menikmati pertunjukan, tetapi juga berbelanja produk-produk lokal. Ketika masyarakat hadir, UMKM dapat pembeli, seniman dapat panggung, dan ekonomi lokal ikut bergerak. Inilah esensi kolaborasi,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Bangka Tengah untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan datang bersama keluarga.
“Yoh sepradik… Kami Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengundang seluruh masyarakat untuk datang ke Alun-Alun Kota Koba mulai 18 sampai 22 Agustus 2026. Nikmati hiburannya, manfaatkan cek kesehatan gratisnya, dan dukung produk UMKM lokal kita. Mari jadikan HUT Kota Koba tahun ini sebagai momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.