Ketua Astrada Bangka : Insiden Matras Penyelenggara Harus Tanggung Jawab, Ditemukan Pelanggaran Hukum Kami Buat Laporan

    Caption : Ketua ASTRADA Kabupaten Bangka , Ratno Daeng Mappiwali

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Pasca tragedi kecelakaan tambang perairan laut Matras, Kelurahan Matras, Kamis ( 21/7/2022) lalu. Dimana insiden yang merenggut nyawa satu orang penyelam Tambang Inkonvensional ( TI ) itu menyita perhatian publik.

    Pendapat dan pandangan publik terhadap kejadian itu bermunculan, mulai dari program pengamanan aset, Pokja hingga perusahaan menaungi aktivitas TI jenis selam dimaksud.

    Menyikapi hal tersebut Asosiasi Tambang Rakyat Daerah ( Astrada ) Kabupaten Bangka melalui Ketuanya Ratno Daeng Mappiwali mengatakan, Kelompok Kerja ( Pokja ) dan Perusahaan menaungi program pengamanan aset harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

    “Kita dari Astrada Bangka turut perihatin atas tragedi meninggalnya penyelam TI diperairan laut Matras. astrada lahir dari rahim para penambang rakyat, kami tak ingin tambang rakyat menjadi bulan – bulanan menghadapi persoalan ini. kami minta Pokja diduga sebagai penyelenggara aktivitas TI Selam di DU 155 Matras, serta perusahaan menaungi program pengamanan aset harus bertanggung jawab atas insiden ini,” kata Ratno, Minggu ( 24/7/2022) malam.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurut Ratno para penambang TI selam sudah menuruti kewajiban dibuat penyelenggara.

    Caption : Ketua ASTRADA Kabupaten Bangka , Ratno Daeng Mappiwali

    “Dari pemberitaan dan informasi kita dapatkan Pokja sudah mendata para pemilik TI selam dan membuat aturan dimana aturan serta kewajiban sudah dipenuhi pelaku usaha TI selam. Jangan penambang menjadi korban paling didepan , bagaimana pun Pokja & perusahaan yang notabene memiliki SP penyelamatan aset program SHP, Mereka tidak boleh lepas tangan harus tanggung jawab moral & hukum,” tegas Ratno.

    Upaya untuk membela tambang rakyat dilontarkan pentolan Astrada Bangka itu, jika ditemukan pelanggaran hukum pihaknya akan buat laporan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Penyelenggara sudah mendata, mengambil sejumlah kompensasi dari Pelaku usaha TI selam, wajar dong mereka harus bertanggung jawab. Untuk itu dalam rangka membela tambang rakyat, Astrada Bangka dalam waktu dekat akan mengumpulkan data. Setelah itu konsultasi dengan bidang hukum , jika ditemukan pelanggaran hukum kami akan buat laporan resmi,” tutup Ratno.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Pergi ke Kebun Tak Kunjung Pulang, Warga Desa Tugang Hilang Misterius, Tim SAR Lakukan Pencarian

    Pergi ke Kebun Tak Kunjung Pulang, Warga Desa Tugang Hilang Misterius, Tim SAR Lakukan Pencarian

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut