
7. Memanfaatkan lahan eks tambang untuk holtikultura;
8. Mendorong substitusi komoditas ikan tangkap ke budidaya;
9. Menyelaraskan program pengendalian inflasi melalui penganggaran pada APBD Provinsi, Kabupaten dan Kota;
10. Meningkatkan komitmen kepala daerah sebagai Ketua TPID untuk berperan aktif dalam pengendalian harga di daerahnya.
Selain itu, Badan Pusat Statistik atau BPS merilis ekonomi Babel di triwulan IV-2021 tumbuh 6,32 persen (y-on-y), dan secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Babel dari triwulan I hingga IV 2021, jika dibandingkan dengan tahun 2020 tumbuh sebesar 5,05 persen (c-to-c).
Ia mengatakan, capaian itu membuat provinsi yang ia pimpin meraih peringkat kedua tertinggi di Pulau Sumatera dalam hal pertumbuhan ekonomi.
“Pertumbuhan ekonomi ini sangat menjadi concern dari Bapak Presiden. Jadi kita selaku kepala daerah yang membantu beliau, harus terus berupaya pertumbuhan ekonomi kita terus meningkat, dan tekan inflasi kita dalam kondisi yang terkendali,” ungkap Erzaldi. (red)