
Untuk model dengan baterai tanam, kita perlu membongkar laptop untuk memastikannya. Kita mungkin perlu meminta bantuan kepada orang-orang yang lebih ahli dalam hal ini jika masih awam atau takut perangkat menjadi semakin rusak.
Seiring usia pemakaian, komponen-komponen di dalam charger juga bisa mengalami penurun kemampuan. Tentu saja dapat menjadi sebuah masalah karena hal tersebut umumnya akan membuat daya pengisian kurang dari apa yang diperlukan laptop.
Padahal keberhasilan proses pengisian juga bergantung pada daya yang bisa dialirkan oleh charger. Jika tidak memenuhi kebutuhan minimal laptop, maka kemungkinan baterai tidak akan terisi karena suplai listrik hanya bisa membuat perangkat menyala saja.
Belum lagi jika charger benar-benar rusak. Seperti alat elektronik pada umumnya, pemakaian secara terus-menerus juga dapat membuat komponen di dalamnya menjadi aus. Bisa semakin cepat jika terjadi kesalahan pemakaian seperti korsleting atau hubungan arus singkat.
Meminjam charger yang sesuai dengan milik laptop bisa menjadi alternatif untuk mencoba melakukan diagnosa masalah ini. Apabila bisa melakukan pengisi daya setelahnya, maka kita perlu segera mempertimbangkan untuk membeli yang baru.
Sama seperti charger, kemampuan baterai di dalam laptop juga bisa terus-menerus menurun seiring berjalannya waktu. Prosesnya secara umum bahkan bisa lebih cepat dibandingkan komponen elektronik yang lain.
Penurunan kemampuan baterai ini untungnya mudah untuk dikenali. Salah satu di antaranya ditandai dengan daya tahannya yang semakin singkat sehingga laptop tidak bisa menyala dengan durasi sebenarnya meskipun sudah terisi penuh atau juga kerap membuat laptop jadi tiba-tiba mati sendiri.