
“Sebagian besar warga masih bisa bertahan dengan sumber air yang ada, tetapi memasuki musim kemarau kondisinya mulai sulit. Ditambah lagi PDAM sempat mengalami gangguan sehingga warga cukup kesulitan mendapatkan air,” ujar Sandi.
Menurutnya, bantuan air bersih dari PT Timah menjadi sangat berarti karena warga dapat langsung menampung air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Air yang didistribusikan kemudian ditampung warga menggunakan berbagai wadah, mulai dari galon, ember hingga drum.
“Alhamdulillah, warga sangat terbantu. Airnya bisa ditampung di galon, ember maupun drum untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Sandi juga mengapresiasi respons cepat PT Timah dalam membantu warga ketika kebutuhan air bersih meningkat.