
Tak hanya anak-anak dan remaja, perlombaan ini juga diikuti peserta dari kalangan emak-emak. Galak tawa penonton menjadi-jadi ketika beberapa peserta mulai kepayahan lompat-lompatan dengan kaki hingga bahu diselimuti karung Goni, hingga berguling di pasir pantai.
Kepala Lingkungan Matras, Anggi Maisya selaku penanggungjawab kegiatan mengatakan kegiatan ini sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan antar warga, khususnya nelayan tradiaional.
“Kita ingin warga kita khususnya warga nelayan kecil dan keluarga semakin solid semakin erat persaudaraan ditengah konflik sosial dan himpitan ekonomi yang semakin terasa berat hari-hari ini,” ungkap suami dari Dira ini.