
INTRIK.ID, BANGKA SELATAN– Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan (Basel) kembali menetapkan 2 tersangka atas kasus Tindak Pidana Korupsi kasus penertiban legalitas lahan negara di halaman kantor kejaksaan Negeri Bangka Selatan di toboali, Kamis (8/1/2026).
Sebelumnya Kejari Basel menetapkan eks Bupati Basel Justiar Noer (JN) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan legalitas lahan negara bersama Camat Lepar Pongok tahun 2016-2019 berinisial DK.
Perkara yang disangkakan yakni Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Penerbitan Legalitas Lahan Negara oleh Penyelenggara Negara bersama Mafia Tanah di Kecamatan Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2017-2024 dengan total Rp 45,9 Miliar dari pengusaha berinisi JN yang mencari lahan untuk tambak udang seluas 2000 hektare.
R selaku sekertaris dinas pertanian bangka selatan periode 2017-2020 bersama SA staf badan perencanaan daerah bangka selatan berubah status dari saksi menjadi tersangka setelah tim penyidik bidang pidana khusus kejari Basel menemukan bukti baru dan keterangan saksi yang ternyata menyulitkan penyelidikan.
“Kami hari ini (8/1/2026) menetapkan kembali dua orang tersangka berinisial R dan SA dan melakukan penahanan selama 20 hari di lapas kelas IIA Pangkal Pinang karena tersangka tidak kooperatif dan memberikan keterangan menyulitkan penyelidik, ” ucap Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan Sabrul Iman di Toboali.