
“Kami akan rapat lagi untuk kedua kalinya selasa nanti untuk pemantapan. Kemarin Jumat sudah rapat juga dengan beberapa kementerian via zoom. Dan Juli kami akan berangkat ke kemneterian,” lanjutnya.
Zaiwan mengungkapkan, Desa Namang berhasil menjadi perwakilan ke tingkat internasional dan mengalahkan 81.602 desa lainnya yang ikut berpartisipasi.
“Kita berhasil menjadi sembilan desa yang ditunjuk ke tingkat ASEAN dan itu jadi kebanggan bagi kita tentunya karena berhasil mengalahkan lebih dari 81 ribu desa yang ada di Indonesia, ” ungkapnya.
Zaiwan menjelaskan, dirinya dipilih sebagai salah satu ASEAN village network karena produk UMKM yang bersumber pada hutan pelawan. Dari madu, teh, hingga beberapa kerajinan yang bersumber dari hutan pelawan.