
“PE dan surveilans ini sudah dibentuk di setiap puskesmas dan dinkes. Tugasnya menentukan apakah kontak erat atau kontak sekunder, jika kontak erat maka akan diswab tapi jika kontak sekunder dilakukan rapid,” terang Boy.
Saat ini Kecamatan Sungailiat merupakan penyumbang terbanyak yakni mencapai 43 kasus dan sembuh 31 orang. Kemudian Kecamatan Pemali 34 kasus dan sembuh 26 orang, Merawang 13 kasus dan sembuh 6 orang, Belinyu 12 kasus sembuh 11 dan Mendo Barat 8 kasus sembuh 7 orang.(int)