Jembatan Dusun Air Abik Belum Diperbaiki, Aris : Anggaran dari DBH Sawit tidak Cukup, Butuh 3.5 Miliar

    Caption: Kondisi terkini Jembatan Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu

    BANGKA. BELINYU. INTRIK.ID – sudah hampir setahun lebih sejak putusnya jembatan Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu hingga saat ini belum diperbaiki. Diketahui amblasnya jembatan tersebut dikarenakan saat itu Jumat ( 2/1/2025) kondisi hujan deras. Besarnya volume air hujan mengakibatkan tiang jembatan terkikis air hingga menyebabkan jembatan robah.

    Demi kelancaran transportasi pihak pemerintah kabupaten Bangka membuat jalan darurat. Saat dikonfirmasi mengenai tindak lanjut pembangunan jembatan Dusun Air Abik, plt kepala Dinas PUTR Kabupaten Bangka Aris mengatakan akan dianggarkan tahun 2027.

    “Pembangunan Jembatan Air Abik dianggarkan di Tahun 2027 , Tahun ini ( 2026) anggaran DBH Sawit kita tidak dak cukup untuk alokasi pembangunan jembatan rencana e perlu 3,5M,” jawab Aris, Sabtu ( 19/9/2026) pagi.

    Diketahui jembatan dimaksud merupakan salah satu akses transportasi masyarakat dan perusahaan perkebunan kelapa sawit mengangkut TBS sawit dan aktivitas lainnya. Bagi pemerintah kabupaten ada alokasi dana dari dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.

    DBH itu adalah bagian dari Transfer ke Daerah (TKD) dialokasikan oleh Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah, berdasarkan persentase penerimaan negara dari bea keluar dan pungutan ekspor industri kelapa sawit beserta produk turunannya.skema ini diatur terutama dalam PP No. 38 Tahun 2023 dan PMK No. 10 Tahun 2026 (perubahan dari PMK No. 91 Tahun 2023). Berdasarkan beberapa sumber terpercaya anggaran DBH Sawit digunakan untuk memperbaiki jalan, Jembatan yang bersinggungan langsung dengan aktivitas Perkebunan kelapa sawit.

      Ikuti kami di Facebook