
INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Menjelang Pilkada Ulang, ada tiga tahapan yang menjadi perhatian dan kewaspadaan Polresta Pangkalpinang.
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Gatot Yulianto mengatakan tahapan tersebut merupakan rentan dan rawan akan terjadinya perselisihan ataupun tindakan lainnya yang akan merugikan berbagai pihak.
“Tiga tahapan yang perlu diwaspadai yakni tahapan kampanye, pemungutan suara dan penghitungan suara. Tiga tahapan ini rawan,” ungkapnya setelah apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Menumbing 2025 dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu ulang Kota Pangkalpinang, Senin (23/6/2025).
Meskipun begitu, ia menegaskan tahapan lainnya tidak lepas menjadi perhatian pihaknya selaku pelaksana keamanan dalam seluruh proses pesta demokrasi tersebut.
“Ada beberapa tahapan yang kita antisipasi tapi tiga tahapan k i ya g kita khawatirkan sehingga sudah kita petakan titik kerawanannya,” ujarnya.
Gatot juga akan menempatkan seluruh anggota dari berbagai pihak keamanan baik dari Polri/TNI dan instansi terkait untuk mengamankan tiga tahapan itu.
Ia juga mengatakan apel gelar pasukan ini juga untuk melihat dan mengecek seluruh personel dalam mengamankan Pilkada ulang nanti.
“Pelaksanaan pengaman ini akan dilaksanakan selama 70 hari mulai dari 26 Juni sampai 5 September nanti,” tegasnya.
Ia mengatakan ada 1.256 personel gabungan TNI/Polri dan unsur lainnya dalam pengalaman seluruh tahapan Pilkada Ulang nanti.
“Kalau dari polisi hanya ada 427 personel. Kita fokus pengamanan setiap tahapan. Semoga semuanya berjalan kondusif,” harapnya.