
Safrizal juga menegaskan, kepolisia dan TNI harus siap dengan baik karena sistem pengamanan di pilkada ini masih sama dengan pilpres serentak kemarin dalam hal pengamanan dan kerawanan daerah.
“Paling yang beda jumlah TPS saja. Intinya kita kerja sama juga dengan linmas, satpol pp dan masyarakat dalam mengawal pilkada serentak kali ini agar tercipta suasana yang aman dan damai, ” tegasnya.
Ia juga menyebutkan, pilpres dan Pileg serentak kemaren banyak menyisakan banyak pelanggaran yang bukan di ranah partai politik ataupun calon legislatif. Namun pelanggaran terjadi di kubu ASN.
“Pilpres dan Pileg serentak tadi yang kena sanksi malah ASN bukan caleg atau capres. Jadi ini pelajaran juga untuk ASN untuk selalu netral, ” tutupnya.