
“Terima kasih tentunya kami ucapkan kepada segenap unsur SAR Gabungan yang turut mendukung dan membantu dalam proses pencarian terhadap korban. Atas berhasil ditemukannya korban, maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup, dan unsur SAR Gabungan dapat kembali ke kesatuan masing-masing,” tutupnya.
Sebelumnya, korban dikabarkan hilang saat memasang tajur di sepanjang sungai bersama empat orang rekannya sekitar pukul 18.40 WIB.
Tak lama kemudian, rekan-rekan korban mendengar suara teriakan yang disusul gemuruh air cukup besar dari arah sungai. Awalnya, suara tersebut diduga berasal dari hewan liar seperti monyet. Namun karena curiga, mereka mendatangi sumber suara tersebut.
Sesampainya di lokasi, korban tidak ditemukan. Rekan korban hanya mendapati senter milik Jauhari dalam kondisi masih menyala dan mengapung di pinggir sungai. Mengingat kawasan Sungai Limbung dikenal sebagai habitat buaya, korban diduga kuat diserang predator tersebut. Kejadian itu kemudian segera dilaporkan ke Kantor SAR Pangkalpinang.