
Ia juga menegaskan perlu strategi lain, saat ini dirinya melakukan pendekataan dengan BKKBN Kep. Babel.
“Coba sekarang kita tidak memberi makanan tambahan, karena belum tentu orang tua atau anak suka. Tetapi kita siapkan bahan makanan, biarkan ibu itu memilih, kita edukasi tentang isi piringku, gizi seimbang beragam. Perlu kita sampaikan dengan cara yang baik. Selain itu saya juga ingin menanamkan gerakan rasa senang memiliki mulut yang bersih dan sehat mulai dari tingkat SD,” katanya.
Tak hanya itu, TP PKK Babel juga memberikan dukungan dalam pelayanan KB di Bangka Belitung yakni secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan dengan memberikan penyuluhan KB, membantu menginput data layanan KB melalui link yang sudah disediakan agar mudah dimonitor dan dievaluasi.
“Dalam program POKJA IV di Bidang Perencanaan Sehat, untuk menuju keluarga sehat berkualitas dan mewujudkan keluarga sehat pasangan usia subur, PKK Babel melakukan pelayanan KB serentak di kabupaten/kota yang bersinergi dengan instansi terkait secara terpadu mulai dari Dinas Kesehatan, BKKBN, DP3ACSKB juga TP PKK kabupaten/kota secara berjenjang hingga ke desa,” paparnya.
Secara berpriodik TP PKK juga melakukan kegiatan pembinaan kepada kader-kader kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan dan menggerakkan masyarakat untuk ber-KB. (*/red)