Identitas yang Dinamis dan Resistensi Ala Homi K. Bhabha

    Izcha Pricispa

    Terdapat dua konsep familiar dari Homi K. Bhabal yaitu Mimikri dan Hibriditas. Kedua konsep ini sangat berkaitan dengan identitas. Menurut Bhaba penafsiran dan definisi identitas itu bukanlah bersifat Tunggal. Pemaknaan identitas yang bersifat tunggal itu bagi Bhabha merupakan hal yang keliru. Menurutnya, identitas itu bersifat dinamis, oleh karena itu identitas bukanlah sebuah hasil melainkan suatu proses.

    Penulis akan menjelaskan bagaimana identitas itu sebetulnya dinamis (proses dibentuk atau pembentukannya), dan bagaimana identitas itu sebagai wacana yang ideologis dan memuat kepentingan. Pembahasannya terkonsentrasi dengan konsep Mimikri dan Hibriditas Homi K. Bhabha yang sebelumnya sudah disinggung.

    Mimikri

    Konsep mimikri ini mempunyai arti meniru. Namun demikian mimikri yang dimaksudkan dalam teori postkolonialisme Bhabha mempunyai arti mencemooh/mengolokk-olok. Hal inilah yang kemudian dapat meresahkan kekuasaan kolonial dan bisa diibaratkan seperti pedang bermata dua bagi penjajah. Dulu, pada masa penjajahan Belanda, hal yang bisa dilakukan oleh kita sebagai masyarakat yang mereka anggap primitif dan tertinggal yaitu yang paling utama adalah menirukan gaya hidup mereka (orang eropa). Menurut Heater Sutherland dan Ahmad Adam peniruan gaya tersebut merupakan manifestasi dari masyarakat yang terjajah yang kemudian mencapai kemajuan, menyesuaikan diri seiring perkembangan zaman serta memposisikan diri setara dengan bangsa penjajah (Faruk, 2001).

    Mimikri merupakan suatu proses kultural yang karenanya tercipta peluang berlangsungnya agensi dari subjek kolonial yang nantinya akan menunjukkan subjektivitas yang menyerupai penjajah, namun tidak sepenuhnya sama (Bhaba, 1984). Penyebab terjadinya mimikri ini adalah karena adanya hubungan yang ambivalen antara penjajah dengan terjajah. Ambivalen ini sendiri tercipta karena adanya kecintaan serta kebencian terkait suatu hal secara bersamaan.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook