
Ia mengatakan aksi ini menjadi simbol perjuangan baru dalam menghadapi krisis iklim, sekaligus bentuk kepedulian terhadap keadilan iklim yang hingga kini masih belum sepenuhnya dirasakan oleh kelompok-kelompok rentan.
“Mengusung pesan “Merdeka Bersama Alam, Lestari untuk Selamanya” sebagai seruan moral untuk seluruh elemen bangsa. Dengan menjaga kelestarian lingkungan, masyarakat tidak hanya mewariskan kebebasan politik dan sosial, tetapi juga memastikan keberlangsungan hidup yang adil dan berkelanjutan bagi anak cucu di masa depan,” tegas Orie.
Sekretaris Yo’ Kawa Babel, Ragita Suhendra mengatakan kegiatan kegiatan ini memiliki kesan tersendiri baginya.
“Kegiatan pengibaran bendera dan penanaman mangrove ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Terlebih lagi, saya diberikan kesempatan untuk mengibarkan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan, sebuah momen yang penuh makna dan kebanggaan,” ungkapnya.