
Ia menjelaskan pemeriksaan fisik dari luar sendiri meliputi suhu tubuh, bulu, hingga pemeriksaan anus. Sementara pemeriksaan organ dalamnya meliputi bagian kepala hingga jeroan.
“Kalau fisik cukup lihat suhu, bulu dan anusnya kita bisa tahu hewan itu sehat atau tidak. Kalau suhunya panas artinya sedang sakit, kalau dari anus kita bisa tahu lagi diare atau tidak. Sementara kalau bagian dalamnya itu kita melihat ada cacing atau tidak,” terangnya.
Ia mengatakan tahun 2020, pihaknya masih mendapati hewan kurban dengan penyakit cacing dibagian hati ataupun organ dalamnya.