Hepatitis Akut Misterius Belum Masuk Bangka Tengah, Kenali Tanda-tandanya

    Foto: ist

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Fenomena kasus hepatitis akut ramai diperbincangkan dalam dunia kesehatan sejak beberapa hari terakhir. Bagaimana tidak, sampai saat ini, diketahui sudah ada sebanyak tiga orang yang menjadi korban meninggal dunia.

    Meskipun begitu, kasus tersebut belum masuk dan tercatat di Kabupaten Bangka Tengah.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, drg M. Annas Ma’ruf mengatakan pihaknya masih belum mendapatkan laporan terkait adanya kasus Hepatitis akut.

    “Kasusnya terjadi di Jakarta, Alhamdulillah di tempat kita belum ada dan jangan sampai ada pokoknya,” ucap Annas saat dihubungi, Minggu (8/4/2022).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kata Annas, dirinya memberi istilah medis hepatitis ini dengan sebutan hepatitis akut misterius. Pasalnya, belum banyak hal yang bisa dipelajari dan diketahui mengenai penyakit itu.

    “Hepatitis ini kan ada banyak jenisnya, ada hepatitis A, B, C, D, dan E yang menyerang organ hati manusia. Untuk kasus hepatitis yang sekarang ini agak berbeda dari hepatitis lainya,” ujarnya.

    Lanjut dia, penyakit hepatitis yang sampai menyebabkan kejadian meninggal dunia ini terbilang cukup jarang dan langkah.

    Pasalnya, penyakit hepatitis kronis dapat terdeteksi lebih awal dan butuh waktu yang panjang sampai menyebabkan pasien meninggal dunia.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sedangkan, hepatitis akut misterius ini terdeteksi saat penyakitnya sudah parah sehingga pasien tidak bisa tertolong lagi.

    “Jadi kasus (hepatitis akut-red) yang di Jakarta itu, pasiennya baru beberapa hari masuk rumah sakit dan enggak lama setelah itu meninggal dunia,” ungkapnya.

    Adapun gejala-gejala yang bisa dicurigai sebagai penyakit hepatitis akut misterius ini adalah demam, mual-mual, diare dan lain sebagainya.

    Kata dia, berkaca dengan peristiwa yang terjadi di Jakarta itu, hepatitis akut ini lebih rentan terjadi kepada anak-anak usia 6-11 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan hal ini juga bisa terjadi pada orang dewasa.

    Untuk itu, pihaknya sudah menyebarkan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan RI nomor: HK.02.02/C/2515/2022 tentang kewaspadaan terhadap penemuan kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) kepada puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Bangka Tengah.

    Laporan wartawan intrik.id/Erwin

    Mungkin Suka Ini juga:
    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah