
INTRIK.ID, KARIMUN — Dalam rangkaian Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PT Timah Tbk melalui Division Area Kundur menggelar Webinar Keselamatan Pertambangan 2026 pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PT Timah Tbk dalam memperkuat implementasi budaya K3 di seluruh lini operasional, khususnya pada kegiatan pertambangan dan pengolahan timah yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Webinar Keselamatan Pertambangan dihadiri Sub Koordinator Keselamatan Pertambangan Mineral Kementerian ESDM, Dean Andreas Simorangkir, Kepala Teknik Tambang Area Kundur PT Timah Tbk, Ronanta dan juga para karyawan PT Timah Tbk.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Inspektur Tambang Ahli Muda Ditjen Minerba ESDM, M Irfan Sabran,Inspektur Tambang Ahli Pertama Ditjen Minerba ESDM M. Aditya Riani dan Inspektur Tambang Ahli Muda Ditjen Minerba ESDM Zulkfli Basri.
Sub Koordinator Keselamatan Pertambangan Mineral Kementerian ESDM, Dean Andreas Simorangkir mengatakan, keselamatan pertambangan itu dikelola oleh masing-masing individu dan menjasi satu ekosistem yang saling berkaitan yang melibatkan berbagai sektor baik perusahaan, Pemerintah, Akademisi serta Asosiasi.
“Inilah ekosistem keselamatan kita bersama yang harus kita tunjukkan nanti kredibilitasnya melalui sebuah perwujudan profesionalisme, ketangguhan atau handal dan kolaboratif. PT Timah mengangkat tema yang sangat-sangat kontekstual. Saya senang sekali kita bahas mengenai keselamatan pertambangan kapal isap dan kapal keruk yang spesifiknya karena ini sesuai dengan karakteristik resiko operasional PT Timah,” katanya.