
Sajidin menegaskan, pihaknya memang akan fokus kepada tanaman yang menjadi sumber inflasi di Bangka Belitung khususnya Bangka Tengah.
“Jadi bawang merah, cabai, beras dan tanaman yang jadi sumber inflasi juga menjadi fokus peningkatan kita untuk mengantisipasi krisisnya ini,” tegas Sajidin.
Ia mengungkapkan faktor cuaca dan pupuk bersubsidi yang saat ini sudah dihapus menjadi keluhan para petani di Bangka Tengah.
“Jadi memang keluhan petani sekarang cuaca yang ekstrim buruk, hama banyak dan pupuk subsidi yang hilang. Tapi kami masih berupaya yang terbaik untuk petani kita,” ungkapnya.
Sajidin juga mengatakan, pihaknya pasti bisa melewati krisis pangan dengan baik mengingat peningkatan produksi pangan diperkebunan masyarakat dan lainnya.