
JAKARTA, INTRIK.ID – Setetes darah mungkin terlihat sederhana. Namun bagi pasien yang membutuhkan transfusi, darah yang didonorkan dapat menjadi harapan untuk melewati masa pengobatan.
Semangat itulah yang mewarnai aksi donor darah dalam rangkaian Bulan Bakti Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PT Timah (Persero) Tbk bertema Timah Untuk Rakyat yang digelar di Kantor Perwakilan Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Sebanyak 68 peserta yang terdiri dari karyawan PT Timah, mitra kerja, unsur TNI/Polri, hingga masyarakat umum ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sejak pagi, para peserta berdatangan dan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan sebagai pendonor.
Bagi sebagian peserta, donor darah bukan lagi kegiatan yang dilakukan sesekali. Aktivitas kemanusiaan tersebut telah berubah menjadi kebiasaan untuk membantu sesama.
Salah satunya Mahadi, Kapten di Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad). Ia mengaku awalnya justru takut mendonorkan darah karena khawatir dengan jarum suntik.
Namun, ajakan pimpinan membuatnya mencoba untuk pertama kali. Seiring waktu, pengalaman tersebut justru membuatnya rutin mengikuti kegiatan donor darah.
“Awalnya saya justru takut disuntik. Dulu pertama kali donor karena didorong pimpinan. Lama-kelamaan saya merasakan manfaatnya dan sekarang malah menjadi kebiasaan yang saya senangi. Selain membantu sesama, di kegiatan seperti ini kita juga bisa mengetahui kondisi kesehatan melalui pemeriksaan yang disediakan,” ujar Mahadi.
Menurut Mahadi, donor darah bukan hanya mengenai kesehatan pendonor. Lebih dari itu, ada nilai kemanusiaan yang jauh lebih besar karena darah yang disumbangkan dapat membantu orang lain yang sedang menjalani pengobatan.
“Rasanya senang bisa berbagi. Mungkin setetes darah yang kita donorkan bisa sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang sakit dan membutuhkan transfusi. Hal sederhana seperti ini mudah-mudahan bisa memberikan manfaat yang besar,” katanya.
Semangat berbagi juga datang dari Difky Arisitiana, peserta donor darah dari Cakra Medika.
Difky mengaku kegiatan donor darah bukan sesuatu yang baru baginya. Ia telah lima kali mendonorkan darah dan kembali memanfaatkan momentum Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah untuk berbagi.
Menurutnya, donor darah memberikan manfaat bagi dua pihak sekaligus, yakni pasien yang membutuhkan dan pendonor.
“Saya merasa senang bisa ikut berpartisipasi. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan darah, saya juga merasakan badan menjadi lebih segar setelah donor karena tubuh akan membentuk sel darah yang baru. Jadi manfaatnya bisa dirasakan oleh penerima maupun pendonornya,” ungkapnya.
Ia pun mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk tidak ragu menjadi pendonor secara rutin.
“Kalau kondisi kesehatan memungkinkan, jangan ragu untuk donor darah. Selain baik untuk tubuh, darah yang kita donorkan juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sedang menjalani pengobatan. Semoga semakin banyak orang yang tergerak untuk berbagi melalui donor darah,” katanya.
Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi PT Timah dalam mendukung ketersediaan stok darah sekaligus membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara rutin.
Bagi para peserta, aksi tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat gotong royong. Mereka datang dengan satu tujuan sederhana: berbagi sesuatu yang dimiliki untuk membantu orang lain.
Di momentum usia emas perusahaan, apresiasi pun disampaikan peserta terhadap konsistensi PT Timah dalam menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Selamat ulang tahun ke-50 untuk PT Timah. Semoga semakin maju, semakin jaya, terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan tetap menjadi perusahaan yang membanggakan Indonesia,” ujarnya.
Melalui Bulan Bakti HUT ke-50, PT Timah tidak hanya memperingati perjalanan lima dekade perusahaan, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian sosial.
Sebab, bagi mereka yang membutuhkan transfusi, satu kantong darah bukan sekadar angka. Di dalamnya ada harapan, kepedulian, dan kesempatan untuk kembali pulih. (*)
Sumber: PT Timah Tbk