
“Dulunya awalnya ada benjolan dibawah gusi tapi dioperasi, lalu muncul lagi, dan terus berulang hingga berobat di Yogyakarta ditempat ia bersekolah,” terangnya.
Irwanto melanjutkan, saat di Yogyakarta karena kondisi sudah membengkak, lalu dipotong rahangnya dan diperiksa ternyata kanker rahang tersebut telah menyebar. Akhirnya di Jakarta dilepas semua rahangnya.
“Dia di Mes Beltim sudah 2 tahun dan 1 tahun di Yogyarkarta,” ujarnya.
Di Jakarta, saat ini Anggita berobat tiga hari sekali ke RS Dharmais, tentu dengan biaya hidup sendiri. Maka ia sangat berterimah kasih atas bantuan PT Timah Tbk itu.
“Alhamdulillah bantuan PT Timah Tbk, ini sangat membantu sekali untuk kehidupan di Jakarta,” tandasnya.