
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan terdapat dua lembaga di Kota Pangkalpinang yang meraih predikat terbaik, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang dan Rumah Sakit Kalbu Intan Medika (KIM).
Agusfendi mengapresiasi kedua lembaga yang meraih predikat terbaik. Dia berharap ke depan akan bertambah lagi lembaga-lembaga yang ikut berperan aktif dalam pengutamaan Bahasa Negara.
“Ini menjadi langkah berikutnya agar terus melakukan penggunaan Bahasa Negara di tempat kerja dan ruang publik. Terutama di ruang publik usahakan lebih banyak menggunakan Bahasa Negara bukan bahasa asing, ” ujarnya.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Irsan mengatakan, evaluasi dan apresiasi inu merupakan implementasi tiga program prioritas mereka, yang satu diantaranya yakni literasi kebahasaan dan kesastraan. Irsan menyebut, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan Bahasa Indonesia.