Dua Kasus Pencabulan Anak Dalam Empat Bulan, LBH Milenial: Pemda Tidak Memiliki Program Pencegahan

    Foto: Ketua LBH Milenial, Dodoy.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Kasus pencabulan anak di Bangka Tengah kembali terjadi, bahkan dalam empat bulan terakhir sudah terjadi dua kali.

    Yang pertama terjadi di Kecamatan Sungaiselan dilakukan oleh oknum guru ngaji dimana korbannya sebanyak 8 orang. Dan terakhir di Kecamatan Namang yang dilakukan oleh pemuda 22 tahun ke adik kandungnya sendiri.

    Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Milenial Peduli Bangka Tengah Dodoy mengatakan pemerintah Bangka Tengah tidak memiliki program pencegahan yang memadai.

    “Gak tau program pencegahan apa yang dilakukan pemda Bareng untuk atasi kejahatan anak ini. Mereka juga belum maksimal dalam mengajak elemen masyarakat lainnya untuk pencegahan ini,” ucapnya kepada intrik.id, Jumat (28/4/2023).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dodoy mengungkapkan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan sosialisasi terhadap anak agar lebih paham dan mengerti tentang hukum saat dilakukan tindakan asusila atau kejahatan kepadanya.

    “Kami LBH Milenial saja sudah melakukan sosialisasi hukum agar anak-anak kita lebih paham dan berani untuk melaporkan kejahatan yang terjadi padanya untuk pencegahan kejahatan anak,” ungkapnya.

    Menurutnya, Pemda Bangka Tengah selama ini belum maksimal melakukan program sosialisasi untuk melakukan pencegahan.

    “Harusnya, semua elemen masyarakat diikut sertakan dan diajak diskusi soal pencegahan kejahatan terhadap anak, ” tutur ayah 2 orang anak itu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dodoy juga menegaskan, pihak LBH Milenial siap melakukan pendampingan hukum kepada anak-anak yang mendapatkan perlakukan kejahatan.

    “Memang sudah jadi program kami untuk pendampingan hukum untuk anak yang menjadi korban kejahatan dan juga anak yang menjadi pelaku kejahatan didalam batas kewajaran kenakalan remaja, ” tegasnya.

    Dodoy berharap, Pemda lebih bisa berkomunikasi dan juga berinteraksi lagi dengan semua pihak untuk melakukan pencegahan kejahatan terhadap anak.

    “Minimal semua elemen atau pihak terkait dikumpulkan untuk mendiskusikan program apa yang bisa dijalankan bersama untuk melakukan pencegahan, ” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    HUT RI ke-81, PWI Bangka Bagikan Sembako ke Wartawan: Tak Dirangkul Pemerintah, Pers Tetap Jalan

    HUT RI ke-81, PWI Bangka Bagikan Sembako ke Wartawan: Tak Dirangkul Pemerintah, Pers Tetap Jalan

    32 Pramuka Bangka Melenggang ke Jamnas XII 2026, PT Timah Dukung Pembentukan Generasi Berkarakter

    32 Pramuka Bangka Melenggang ke Jamnas XII 2026, PT Timah Dukung Pembentukan Generasi Berkarakter

    Renovasi TPQ Masjid Al Inayah Tuntas, Puluhan Anak Kini Belajar Mengaji Lebih Aman

    Renovasi TPQ Masjid Al Inayah Tuntas, Puluhan Anak Kini Belajar Mengaji Lebih Aman

    Anak 11 Tahun Jalani Operasi Jantung di Jakarta, Bantuan PT Timah Ringankan Beban Keluarga

    Anak 11 Tahun Jalani Operasi Jantung di Jakarta, Bantuan PT Timah Ringankan Beban Keluarga

    Eks Lapangan Golf PT Timah Disulap Jadi Titik Start Pawai HUT RI ke-81 di Bangka Barat

    Eks Lapangan Golf PT Timah Disulap Jadi Titik Start Pawai HUT RI ke-81 di Bangka Barat

    Tiga Tahun Menanti Rumah Doa, Jemaat Pos Wesley Akhirnya Dapat Dukungan PT Timah

    Tiga Tahun Menanti Rumah Doa, Jemaat Pos Wesley Akhirnya Dapat Dukungan PT Timah

      Ikuti kami di Facebook