
“Saya nih kurang bersyukur. Padahal diberikan rezeki terus, diberi kasih sayang orangtua malah khinati. Saya cuma pesan, kalau ibu anda sudah masak, jangan makan diluar, tetap cicipi masakan ibu anda agar beliau merasa dihargai,” tuturnya.
Ia menambahkan, cepat atau lambat hal-hal yang menjauhkan kita dari tuhan pasti nanti akan dapat balasan.
“Allah SWT tidak pernah tidur. Kalian yang sekarang jadi pecandu judi, minuman keras ataupun narkoba jangan sampai terlambat untuk menyesali. Biarlah saya jadi contoh bahwa hukum tuhan dan hukum manusia akan menghakimi kita seadil-adilnya. Maka dari itu untuk semua masyarakat stop judi, minum minuman keras dan narkoba atau apapun yang akan menjerumuskan kalian ke hal yang saya lakukan. Karena ini adalah perbuatan keji,” ucapnya.
“Saya pasti dihujat, dicaci maki, disumpahi serapah dan dibenci masyarakat. Saya tidak peduli, sekarang saya hanya akan mengikuti proses hukum serta permintaan maaf dari saya untuk keluarga saya. Karena saya takut kalau keluarga saya tidak memaafkan dan tuhan tidak bukakan pintu taubat. Tapi saya siap dihukum apa pun,” tegas Jamal.