
Sungai yang memiliki banyak tikungan dan persimpangan serta vegetasi yang lebat menjadi tantangan tim di lapangan. Saat sedang melakukan penyisiran, korban terlihat mengapung dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi luka di bagian kepala dan rusuk bagian kanan.
Mengetahui hal tersebut, para warga dan rekan korban bergegas mengevakuasi korban menuju rumah duka kediaman korban di Desa Jelutung 2, Bangka Selatan. Basarnas yang sedang melakukan penyisiran pun bergegas merapat menuju rumah korban.
Kakansar Pangkalpinang, Bapak I Made Oka Astawa mengatakan dengan ditemukannya korban maka operasi SAR tersebut dinyatakan ditutup.
“Kami turut berduka atas kejadian ini, semoga keluarga korban diberikan ketabahan. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Tim SAR gabungan dan masyarakat yang turut membantu,” ungkapnya.