Dinkes Bangka Temukan Satu Anak Alami Gagal Ginjal Akut

    Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti.(int)

    INTRIK.ID, BANGKA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka menemukan satu kasus dugaan gagal ginjal akut pada anak di wilayahnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dr Then Suyanti mengatakan, kasus tersebut terjadi pada anak usia 2 tahun dengan gejala demam panas, batuk pilek dan tidak buang air kecil selama 12 jam.

    “Dari Kamis kemarin pasien sudah menjalani perawatan di rumah sakit dan hari Jumat kondisinya sudah berangsur baik,” ungkap dr Then, Senin (24/10/2022).

    Pihaknya juga sudah mengambil sample dan dikirimkan ke Laboratorium Toksikologi di Provinsi Sumatera Selatan untuk mengetahui lebih pasti.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saat ini kita masih menunggu hasilnya. Dugaan sementara seperti itu (gagal ginjal akut-red). Dan kita juga sudah melaporkan ke pusat menggunakan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR-red),” jelasnya.

    Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia mengaku telah memanggil seluruh dokter baik di puskesmas, rumah sakit dan tenaga Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes Bangka.

    “Karena kasus ini baru, jadi banyak yang tidak tahu, ciri-ciri kasusnya seperti apa. Jika memang ditemukan apa yang harus dilakukan. Tenaga Promkes juga kami minta untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat melalui puskesmas ataupun Posyandu,” terangnya.

    Then berharap, bagi orang tua yang anaknya menemukan gejala tersebut dapat segera melapor dan membawa anak ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. (Red)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan