
Bosan dengan janji-janji lisan, warga kini mendesak Pemkab Bangka Tengah untuk membuka Masterplan Drainase Kecamatan Koba secara transparan kepada publik. Mereka ingin kepastian hukum dan anggaran terkait penanganan banjir yang komprehensif, bukan sekadar penanganan darurat tiap musim hujan.
Hingga berita ini diturunkan, Lurah Berok belum memberikan keterangan resmi terkait mandeknya usulan pembangunan kolam retensi maupun solusi jangka panjang untuk warga Berok. (*)