
“Selain itu juga kami meminta bantuan dari Damkar PT Timah untuk membantu. Karena kami melihat dari kejadian semalam, kami mengkhawatirkan akan merambet ke bangunan yang lain,” kata Efran.
Menurutnya, tim membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk memadamkan hingga melakukan pendidingan di areal lokasi kebakaran. Kondisi jalan yang sempit dan juga ramainya warga yang menyaksikan musibah tersebut menjadi salah satu kendala tim Damkar dalam menjinakkan api.
“Alhamdullilah, dengan kesigapan tim Damkar Kota dan PT Timah, semua itu bisa teratasi. Dalam hal ini kami juga tidak hanya memadamkan api saja, namun kami juga mempunyai startegi bagaimana kobaran api tidak merembet ke bangunan yang lain,” katanya.
Kedepan, Ia berharap sinergitas PT Timah dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menangani bencana maupun peristiwa lainnya dapat terus terjalin. Efran juga berharap PT Timah juga akan bersinergi untuk mengedukasi masyarakat dalam penanggulangan bahaya api.
“Kami sangat berterima kasih dengan tim Damkar PT Timah dan tim Damkar Kota, dimana ini adalah kolaborasi dalam melayani warga Kota Pangkalpinang. Peran serta Damkar PT Timah sangat besar, karena tim Damkar PT Timah fokus pada titik api yang akan merembet ke bangunan lain,” ucapnya.